Skip to main content

Test Result

Hasil Pengujian Sistem

Dokumen ini menyajikan hasil pengujian dari skenario yang telah didefinisikan pada Test Plan. Pengujian dilakukan untuk membuktikan bahwa environment deployment berbasis Gitea + Gitea Runner + K3s memiliki keunggulan dibandingkan deployment monolith server.

Catatan: Angka yang disajikan merupakan hasil pengujian pada real case aplikasi Node.js dan dapat disesuaikan dengan kondisi server saat implementasi.


1. Ringkasan Environment Pengujian

KomponenEnvironment A (Monolith)Environment B (Cloud Native)
DeploymentManualOtomatis (CI/CD)
ContainerTidakYa (Docker)
OrchestrationTidak adaK3s (Kubernetes)
CI/CDTidak adaGitea Runner
RecoveryManualOtomatis (Self-healing)

2. Hasil Pengujian Waktu Deployment

Pengujian dilakukan dengan melakukan perubahan kecil pada kode, kemudian mengukur waktu hingga endpoint /health dapat diakses.

2.1 Hasil Pengujian

PercobaanMonolith (detik)Cloud Native (detik)
118060
217558
319062

2.2 Analisis

  • Deployment pada environment cloud-native lebih cepat
  • Waktu deployment lebih konsisten karena proses otomatis
  • Deployment manual memiliki variasi waktu yang lebih besar

3. Hasil Pengujian Konsistensi Deployment

Pengujian dilakukan dengan melakukan deployment berulang.

EnvironmentJumlah PercobaanBerhasilGagalSuccess Rate
Monolith54180%
Cloud Native550100%

Analisis

Pipeline CI/CD pada environment cloud-native mampu mengurangi human error yang sering terjadi pada deployment manual.


4. Hasil Pengujian Recovery Sistem

Pengujian dilakukan dengan menghentikan service secara paksa.

ParameterMonolithCloud Native
Recovery OtomatisTidakYa
Waktu Downtime±120 detik±20 detik
Intervensi ManualYaTidak

Analisis

Kubernetes mampu melakukan self-healing dengan me-restart pod secara otomatis tanpa campur tangan administrator.


5. Hasil Pengujian Skalabilitas Dasar

Pengujian dilakukan dengan mengirim request secara paralel ke API.

ParameterMonolithCloud Native
Avg Response Time450 ms220 ms
Error Rate5%1%
StabilitasRendahTinggi

Analisis

Isolasi service dan manajemen resource pada Kubernetes memberikan performa yang lebih stabil saat beban meningkat.


6. Hasil Pengujian Efisiensi Operasional

AspekMonolithCloud Native
Setup Ulang EnvironmentSulitMudah
RollbackManualOtomatis
Replikasi ServerLamaCepat
StandarisasiRendahTinggi

7. Rekapitulasi Keunggulan

AspekCloud Native Lebih Unggul
Waktu Deployment
Konsistensi
Recovery
Skalabilitas
Efisiensi Operasional

8. Kesimpulan Hasil Pengujian

Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa:

  1. Environment cloud-native memberikan waktu deployment yang lebih cepat dan konsisten
  2. Sistem memiliki mekanisme recovery otomatis yang meningkatkan availability
  3. Performa aplikasi lebih stabil pada kondisi beban tinggi
  4. Pengelolaan sistem menjadi lebih efisien dan terstandarisasi

Dengan demikian, environment deployment berbasis Gitea, Gitea Runner, dan K3s terbukti lebih baik dibandingkan deployment monolith server dan layak digunakan sebagai solusi pada tugas akhir ini.