Cost Analysis
Analisis Biaya Infrastruktur
Dokumen ini membahas analisis biaya untuk membandingkan environment monolith server dengan environment cloud-native berbasis Gitea, Gitea Runner, dan K3s. Analisis ini bertujuan untuk menjawab masukan penguji terkait anggapan bahwa penggunaan server dan Kubernetes selalu membutuhkan biaya mahal.
1. Tujuan Analisis Biaya
Tujuan dari analisis biaya ini adalah:
- Membandingkan komponen biaya antara dua environment
- Menunjukkan bahwa cloud-native dapat dijalankan dengan biaya terkontrol
- Membuktikan bahwa peningkatan biaya sebanding dengan manfaat yang diperoleh
2. Asumsi Pengujian
Analisis biaya dilakukan dengan asumsi:
- Menggunakan 1 server VPS (4 vCPU, 8 GB RAM)
- Semua service berjalan pada server yang sama
- Menggunakan software open-source
- Tidak menggunakan layanan cloud berbayar tambahan
3. Analisis Biaya Environment A – Monolith Server
3.1 Komponen Biaya
| Komponen | Biaya |
|---|---|
| VPS Server | Tetap |
| OS (Linux) | Gratis |
| Runtime Node.js | Gratis |
| Deployment Manual | Biaya waktu (SDM) |
3.2 Karakteristik Biaya
- Biaya server relatif murah
- Biaya tersembunyi pada sisi operasional
- Downtime berdampak langsung pada layanan
- Skalabilitas membutuhkan server baru
4. Analisis Biaya Environment B – Cloud Native
4.1 Komponen Biaya
| Komponen | Biaya |
|---|---|
| VPS Server | Tetap |
| Docker | Gratis |
| K3s | Gratis |
| Gitea | Gratis |
| Gitea Runner | Gratis |
4.2 Karakteristik Biaya
- Tidak memerlukan tambahan server
- Semua tools bersifat open-source
- Otomatisasi mengurangi biaya operasional
- Skalabilitas dilakukan tanpa menambah server baru
5. Perbandingan Biaya Langsung
| Aspek | Monolith | Cloud Native |
|---|---|---|
| Biaya Server | Sama | Sama |
| Lisensi Software | Tidak ada | Tidak ada |
| Biaya CI/CD | Tidak ada | Tidak ada |
| Biaya Operasional | Tinggi | Rendah |
6. Analisis Cost vs Benefit
| Benefit | Dampak Biaya |
|---|---|
| Deployment Otomatis | Mengurangi jam kerja |
| Self-healing | Mengurangi downtime |
| Standarisasi Environment | Mengurangi error |
| Skalabilitas | Tidak perlu server tambahan |
7. Kesimpulan Analisis Biaya
Berdasarkan analisis biaya yang dilakukan:
- Cloud-native tidak membutuhkan biaya server yang lebih mahal
- Perbedaan biaya lebih terlihat pada sisi operasional, bukan infrastruktur
- Otomatisasi dan self-healing menurunkan biaya jangka panjang
- Environment cloud-native lebih efisien dan berkelanjutan
Dengan demikian, anggapan bahwa penggunaan Kubernetes selalu mahal tidak sepenuhnya benar, terutama jika menggunakan K3s dan tools open-source.